SD Pertiwi Kota Sungai Penuh, Dibawah Pimpinan Desmiati Asmar Mulai Berbenah

0
162

Viraljambi.com, SUNGAIPENUH-5 Desember 2019- Sekolah Dasar PERTIWI yang terletak di jantung Kota Sungai Penuh, tentunya sudah tidak asing lagi untuk di dengar, karena SD tersebut terletak di samping kantor Camat Sungai Penuh dan dipinggir jalan utama yaitu jalan RE. Martha Dinata yang tentunya ramai dilalui oleh kenderaan yang lalu lalang serta padat penduduk.

Disamping itu juga, mengenai Prestasi yang pernah diraih oleh SD Pertiwi Kota Sungai Penuh ini, juga tidak perlu diragukan lagi baik untuk tingkat Kota Sungai Penuh, maupun Provinsi Jambi.

Desmiati Asmar, yang saat ini menjabat sebagai kepala SD Pertiwi Kota Sungai Penuh yang belum lama ini dilantik. kepada awak media Viraljambi.com diruang Kepala Sekolah menyampaikan beberapa hal serta gebrakannya dalam membangun SD Pertiwi yang dipimpinnya. Diantara gebrakan beliau dalam membangun sekolah yang dipimpinnya, Kepsek menyampaikan bahwa setelah dilantik beberapa bulan yang lalu, beliau di perintahkan oleh dinas pendidikan agar dapat berbuat, merobah dan meningkatkan Sekolah yang di pimpinnya. dan Oleh Dinas Pendidikan, SD Pertiwi diwajibkan menjadi Sekolah Sehat.

Guna untuk mewujudkan hal itu, Sebelumnya beliau bertemu dengan ketua yayasan guna mengkompirmasi dan membicarakan tentang Pembangunan SD Pertiwi yang menurut beliau banyak kekurangan nya. diantaranya adalah, Tempat Parkir yang tidak memadai, Toilet untuk Siswa/Siswi, ruang UKS, Mushalla, semuanya harus di bangun dan dibenahi. Karena menurut beliau dalam hal ini SD Pertiwi masih banyak kekurangannya.
Agar SD Pertiwi bisa di sejajarkan dengan sekolah yang lainnya, maka oleh yayasan diberikan bantuan Rp 10 juta.

Sementara dana yang dibutuhkan untuk membangun apa yang telah beliau programkan itu, membutuhkan biaya serkitar 40 juta rupiah.

Guna mencukupi dana yang dibutuhkan itu, maka beliau berinisiatif untuk mengumpulkan orang tua wali murid guna untuk membicarakan hal tersebut, Maka dapatlah suatu kesepakatan bahwa orang tua wali murid agar dapat menyumbang semampunya tanpa ada paksaan, bahkan ada yang menyumbang karpet untuk Mushalla. kepsek juga menjelaskan bagi orang tua wali murid yang tidak mampu, tidak dibebankan untuk menyumbang, seperti mereka yang mempunyai kartu KIS dan PIP. Jadi tidak ada uang Komite, melainkan sumbangan sukarela ungkapnya.

(Woe)

LEAVE A REPLY