Menjelang Pilwako Kota Sungai Penuh, Politik Intimidasi Semakin Merajalela

0
274

Reporter: Woe Elfi

 

Viraljambi.com_SUNGAIPENUH- Beredarnya isu Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan ( TKSK ) di kecamatan Koto Baru berinisial MZ diduga telah melakukan intimidasi dan pembohongan publik terhadap masyarakat penerima Kartu PKH dan penerima Bantuan Sosial Tunai ( BST ). pada hari jumat, 16/10/2020 dan dengan adanya hal itu tentunya mendapatkan berbagai cibiran khususnya warga kota Sungai Penuh.

Berdasarkan sumber yang didapat dari Indonesia Satu yang merupakan patner dari media Viraljambi.com, menurut beberapa informasi yang beredar, bahwa MZ telah mengintimidasi warga agar didalam pilwako Kota Sungai Penuh, untuk dapat memilih salah satu kandidat calon walikota no urut 2, sementara program tersebut merupakan program nasional dari Kemensos RI.

Mencuatnya politik Intimidasi yang diduga telah dilakukan oleh MZ berawal dari pengakuan salah seorang warga yang namanya tidak mau disebutkan mengakui bahwa dirinya telah diintimidasi oleh MZ.

Dikatakannya bahwa “saya telah dipanggil oleh petugas TKSK untuk datang kerumahnya dan ia menyampaikan jika ibu tidak mendukung anak walikota pikar azami maka penerima PKH dan BST akan diputuskan, ungkapnya kepada awak media.

Dari keterangan masyarakat tersebut, MZ mendapat cibiran dari berbagai kalangan. Indra salah seorang warga mengatakan bahwa politik menjelang pilkada saat ini semakin miris. Jika pengakuan warga itu benar, hal itu sangat disayangkan dan merusak demokrasi karena telah melanggar aturan. Berarti MZ telah melanggar UU no 14 thn 2008 tentang keterbukaan informasi publik pasal 55, ungkap indra.

Kalau kamu tidak memilih pikar, nama kamu di PKH aku ganti ujar korban sembari meniru kata kata MZ ( tim )

LEAVE A REPLY